Ads-Banner Header

Loading

24 Juni 2012

Tips Perawatan Keramik Lantai dan Dinding

[civiliana] - Perawatan keramik sangat sederhana sehingga tidak perlu pengetahuan yang unik dan pilihan keramik menjadi pilihan pertama sebelum memilih bahan penutup lainnya. Untuk perawatannya harus dilakukan agar keramik tersebut tetap awet dan tetap tampil artistik. Cara perawatan lantai dan dinding tetap sama, balk untuk keramik yang dipasang di luar ruangan (eksterior) maupun dalam ruangan (interior). | Tahapan-tahapan perawatan keramik lantai dan dinding | Kasus seputar keramik dan solusinya : a. Terlepasnya Keramik dari Lapisan Dasar. b. Permukaan Keramik Tidak Terpasang Rata. c. Keramik Pecah Setelah Terpasang.
Tips Perawatan Keramik Lantai dan Dinding[civiliana] - Tips Perawatan Keramik Lantai dan Dinding.
Perawatan keramik sangat sederhana sehingga tidak perlu pengetahuan yang unik dan pilihan keramik menjadi pilihan pertama sebelum memilih bahan penutup lainnya. Untuk perawatannya harus dilakukan agar keramik tersebut tetap awet dan tetap tampil artistik. Cara perawatan lantai dan dinding tetap sama, balk untuk keramik yang dipasang di luar ruangan (eksterior) maupun dalam ruangan (interior).
Perawatan Keramik Lantai dan Dinding
Adapun tahapan perawatannya sebagai berikut :
1).
Sapu terlebih dahulu bagian keramik yang akan dibersihkan.
2).
Siapkan ember berisi air sebanyak 10-15 liter, lalu campurkan dengan dua tutup botol aquaclean. Aquaclean merupakan cairan pembersih dengan daya super yang dirancang untuk memberikan perawatan maksimum pada lantai maupun dinding keramik. Cairan ini bertugas untuk mengangkat kotoran seperti lemak, lumut, noda, jamur, dan lain-lain yang menempel. Sebenarnya telah banyak dijual cairan pembersih keramik di toko-toko bahan bangunan.
3).
Pel lantai keramik atau dinding keramik dengan menggunakan aquaclean. Pengepelan keramik lantai maupun dinding di dalam ruangan cukup sehari dua kali. Untuk keramik yang dipasang di luar ruangan, pengepelan cukup dilakukan seminggu sekali. Untuk teras, pengepelan dua kali sehari.
Kasus Seputar Keramik Dan Solusinya
Jangan asal memilih atau ikut-ikutan memilih sebelum kita sendiri betul-betul tahu akan risiko-risiko yang sering terjadi pada keramik lantai atau dinding. Selain memilih, memasang keramik pun ada aturannya.
Kesalahan memilih maupun memasang keramik akan menimbulkan kasus yang sangat merugikan pemilik rumah. Ada beberapa kasus dari keberadaan keramik di rumah, balk sebagai lantai maupun dinding, sebagai berikut.
Terlepasnya Keramik dari Lapisan Dasar
Untuk kasus terlepasnya keramik dari lapisan dasar, ada dua kasus yang sering terjadi dan perlu mendapatkan perhatian, yaitu sebagai berikut.
  1. Sebaris keramik mencuat ke atas dan lepas dengan suara seperti ledakan
  1. Penyebab
  2. 1).
    Penguapan belum sempurna, tetapi lantai sudah ditutup semua dengan keramik.
    2).
    Terjadinya pergerakan struktur pondasi.
    3).
    Ruangan terlalu panas.
  3. Solusi
  4. 1).
    Beri waktu beberapa hari, jangan langsung semua bagian lantai ditutupi keramik. Pada jarak 0,5 m2, jangan ditutup dulu dengan keramik agar ada kesempatan lantai mengalami proses penguapan sempurna.
    2).
    Ikuti aturan-aturan cara pemasangan keramik yang benar.
    3).
    Ruangan harus memiliki sistem ventilasi yang baik agar ada pergerakan udara di dalamnya sehingga tidak menjadi panas.
  1. Hanya beberapa keramik yang terlepas, tidak sampai sederet
keramik terlepas
  1. Penyebab
  2. 1).
    Perendaman keramik sebelum pemasangan hanya dilakukan beberapa saat, tidak sesuai petunjuk.
    2).
    Ada banyak rongga yang terjadi saat pemasangan.
  3. Solusi
  4. 1).
    Ikuti standar pemasangan keramik yang benar.
    2).
    Lantai kerja harus benar-benar padat dan rata, tidak ada kemungkinan munculnya rongga setelah keramik dipasang.
Permukaan Keramik Tidak Terpasang Rata
  1. Penyebab
  2. 1).
    Pemasangan keramik tidak rata.
    2).
    Keramik terinjak pada saat pemasangan.
    3).
    Permukaan keramik sendiri memaang tidak rata.
  3. Solusi
  4. 1).
    lkuti prosedur pemasangan yang benar.
    2).
    Jangan menginjak keramik yang baru saja dipasang, biarkan beberapa lama hingga adukan di lapisan bawah ubin keramik mengeras.
    3).
    Pilih keramik yang permukaannya memang benar-benar rata.
Keramik Pecah Setelah Terpasang
  1. Penyebab
  2. 1).
    Kejatuhan benda tajam atau berat.
    2).
    Sudah dalam kondisi retak sebelum dipasang.
  3. Solusi
  4. 1).
    Ikuti prosedur pemasangan yang benar.
    2).
    Hindari dari terjatuhnya benda-benda yang tajam dan berat.
    3).
    Pilih keramik yang utuh, tidak retak sebelum dipasang.
    4).
    Segera ganti keramik yang pecah dengan keramik baru (umumnya masih ada sisa keramik yang sengaja dipersiapkan pada saat pemasangan).
Semoga Bermanfaat
( ==o0o== )
Sumber :
Keramik : Memilih, Memasang, Merawat.
S u d a r w a t i
- (Griya Kreasi, 2006)

5 komentar:

jasa SEO mengatakan:
24 Agustus 2012 14.27
Wah, mantap sekali artikelnya
civiliana.blogspot.com
motivator Indonesia mengatakan:
24 Agustus 2012 14.29
Selalu dijabarkan dengan rinci dan penuh manfaat.
civiliana.blogspot.com
24 Agustus 2012 14.31
terima kasih untuk tips-tips yang disajikan
civiliana.blogspot.com
Armstrong Indonesia mengatakan:
24 Agustus 2012 14.35
teknik pemasangan lantai yang baik akan menciptakan lantai yang indah
civiliana.blogspot.com
security services mengatakan:
24 Agustus 2012 14.42
Harus selalu mengikuti prosedur pemasangan yang benar
civiliana.blogspot.com

Posting Komentar

Jika anda menemukan masalah pada link download atau anda punya saran, silahkan berikan komentar. Kami sangat berterima kasih atas partisipasi anda, dan akan berusaha untuk memperbaiki secepatnya...
Terima Kasih...

Ads-Banner Side

10 Artikel Populer Minggu Ini :

Ads-Banner Side-2

Artikel Terkait Lainnya :

Ads-Banner Side-3

 
 

Ads-Google-Text Link